Integral Lipat Dua & Lipat Tiga

Integral Lipat Dua & Lipat Tiga — Modul Interaktif
MODUL INTERAKTIF · KALKULUS VARIABEL BANYAK

Integral Lipat Dua & Lipat Tiga

Kalau integral biasa menjumlahkan potongan-potongan sepanjang sebuah garis, maka integral lipat menjumlahkan potongan pada seluruh bidang — bahkan seluruh ruang. Dari sini lahirlah cara menghitung volume gunung, massa lempeng logam, sampai momen inersia bola bowling. Modul ini mengajakmu berangkat dari nol, dengan mesin-mesin yang bisa kamu jalankan sendiri.

Klik tombol-tombolnya Geser setiap slider Jawab kuis di akhir
BAB 01

Titik Berangkat: dari satu arah ke dua arah

Sebelum menumpuk kertas, kita rapikan dulu satu lembar: integral tentu yang sudah kamu kenal.

INTEGRAL TENTU — KILAS BALIK

Bayangkan kamu mengukur luas lantai berbentuk tak beraturan menggunakan ubin yang sangat-sangat kecil. Kamu bagi lantai menjadi strip-strip tipis selebar $\Delta x$, hitung luas tiap strip (kira-kira $f(x_i)\,\Delta x$), lalu jumlahkan semuanya. Semakin tipis stripnya, semakin akurat. Itulah jumlah Riemann — dan limitnya adalah integral tentu:

$$\int_a^b f(x)\,dx \;=\; \lim_{n\to\infty}\sum_{i=1}^{n} f(x_i)\,\Delta x, \qquad \Delta x=\frac{b-a}{n}$$

Empat kata kunci yang akan terus kita pakai: bagi → kalikan → jumlahkan → limitkan. Ingat pola ini; sebentar lagi kita ulangi persis, tapi dalam dua arah.

KENAPA PERLU DUA ARAH?

Sekarang bayangkan atap kaca gedung. Tingginya di setiap titik tidak hanya bergantung pada posisi timur–barat ($x$), tapi juga utara–selatan ($y$). Tinggi itu adalah fungsi dua variabel: $z=f(x,y)$.

Kalau kita ingin volume ruangan di bawah atap itu, menjumlahkan potongan dalam satu arah saja tidak cukup — setiap "strip"-nya sendiri sudah punya bentuk tinggi yang berubah-ubah. Solusinya elegan: integral-kan dua kali. Sekali untuk meratakan satu arah, sekali lagi untuk arah kedua.

$$\underbrace{\int_{a}^{b}\int_{c}^{d}}_{\text{dua arah}} f(x,y)\,dy\,dx$$
MASUKANDaerah $D$ + fungsi $f$"di mana" kita menghitung & "seberapa tinggi" di tiap titik
MESIN
∫ ∫ dA
KELUARANSatu angka bermaknavolume · massa · luas · pusat massa · momen
IDE PUSAT

Integral lipat dua hanyalah integral biasa yang dikerjakan dua kali secara berurutan — yang dalam dulu, baru yang luar. Tidak ada sihir baru, hanya kesabaran ekstra.

CATATAN PINGGIR

Sepanjang modul ini kita pegang satu contoh tonggak: atap bidang miring $f(x,y)=6-2x-3y$ di atas persegi $0\le x\le 2$, $0\le y\le 1$. Semua mesin dan langkah akan bolak-balik ke contoh ini supaya kamu punya satu pegangan yang kuat.

BAB 02

Definisi: menumpuk petak di atas lantai

Kita bangun definisi integral lipat dua dari nol — lalu langsung menghidupkannya lewat mesin 3D.

DEFINISI INTI

Integral Lipat Dua

Bagi persegi panjang $R=[a,b]\times[c,d]$ menjadi $n\times m$ petak kecil, masing-masing berluas $\Delta A=\Delta x\,\Delta y$. Ambil satu titik sampel $(x_i,y_j)$ di tiap petak, kalikan dengan tinggi $f(x_i,y_j)$, jumlahkan semua kolom, lalu limitkan:

$$\iint_R f(x,y)\,dA \;=\; \lim_{n,m\to\infty}\ \sum_{i=1}^{n}\sum_{j=1}^{m} f(x_i,y_j)\,\Delta A$$

Jika $f\ge 0$, hasilnya adalah volume bangun di bawah permukaan $z=f(x,y)$. Lambang $dA$ adalah "satuan petak lantai yang super kecil" — versi dua dimensi dari $dx$.

DARI MANA ASALNYA dA?

$dA$ bukan simbol misterius. Ia adalah sisa dari $\Delta A=\Delta x\cdot\Delta y$ — luas satu petak lantai yang sudah mengecil mendekati nol. Ketika nanti kita pindah ke koordinat kutub, petaknya berubah bentuk menjadi sektor melengkung, dan $dA$ pun ikut berubah bentuk. Semua akan kita bedah di Bab 4.

MESIN 01 · RIEMANN GANDA — MODEL KOLOM 3DMK-01

Di bawah atap lengkung $z=13-x^2-y^2$ di atas lantai $[0,3]\times[0,2]$. Geser slider untuk memperhalus petak, lalu tekan JALANKAN dan lihat kolom-kolom tumbuh mengejar volume sebenarnya 52.

Partisi per sisi 5
JUMLAH KOLOMPETAK ΔA
JUMLAH RIEMANNPERKIRAAN VOLUME
NILAI EKSAK52.0∫∫ dA · LANGSUNG
SELISIHKETELITIAN

Aturan Fubini: membaca dari dalam ke luar

TEOREMA

Fubini pada Persegi Panjang

$$\iint_R f\,dA=\int_a^b\!\!\underbrace{\int_c^d f(x,y)\,dy}_{\text{dulu: }x\text{ diam}}\,dx=\int_c^d\!\!\int_a^b f(x,y)\,dx\,dy$$

Dari mana asalnya? Potong bangun menjadi irisan-irisan tipis seperti roti yang diiris. Pada posisi $x$ yang dibekukan, luas irisannya adalah $A(x)=\int_c^d f(x,y)\,dy$ — sebuah integral biasa! Lalu jumlahkan luas semua irisan: $V=\int_a^b A(x)\,dx$. Dua integral berurutan itulah wujudnya.

CARA MEMBACANYA

Pada $\int_0^2\int_0^1 (6-2x-3y)\,dy\,dx$:

1. Batas terluar ($0..2$) milik variabel pertama yang tersisa di akhir, yaitu $x$.
2. Batas terdalam ($0..1$) milik $y$ — dikerjakan lebih dulu.
3. Saat mengintegralkan terhadap $y$, anggap $x$ batu yang diam (konstanta).

Aturan emas: batas terdalam boleh bergantung variabel luar; batas terluar harus angka murni.
MESIN 02 · STEPPER — BEDAH CONTOH TONGGAK LANGKAH DEMI LANGKAHMK-02
BAB 03

Daerah miring: Tipe I, Tipe II & seni menukar urutan

Dunia nyata tidak selalu persegi panjang. Saat daerahnya berkurva, batas integrasi pun ikut melengkung.

TIPE I — SAPUAN VERTIKAL

Daerah dijepit antara dua kurva untuk setiap $x$: masuk dari bawah di $y=g_1(x)$, keluar di atas di $y=g_2(x)$, sambil $x$ berjalan dari $a$ ke $b$.

$$\iint_D f\,dA=\int_a^b\!\!\int_{g_1(x)}^{g_2(x)} f(x,y)\,dy\,dx$$

Seperti menyapu lantai dengan sapu tegak: satu sapuan menyelesaikan satu kolom, lalu bergeser ke kanan.

TIPE II — SAPUAN HORIZONTAL

Kebalikannya: sapuan berjalan mendatar. Untuk setiap $y$, daerah terjentong dari kiri $x=h_1(y)$ sampai kanan $x=h_2(y)$.

$$\iint_D f\,dA=\int_c^d\!\!\int_{h_1(y)}^{h_2(y)} f(x,y)\,dx\,dy$$

Setiap daerah "polos" (tanpa lubang, batasnya tak berpilin) bisa dilihat sebagai Tipe I dan Tipe II. Kadang satu sisi jauh lebih mudah dihitung!

MESIN 03 · PENGUKUR DAERAH — SAPU VERTIKAL / HORIZONTALMK-03

Daerah uji: terjepit antara $y=x^2$ (bawah) dan $y=\sqrt{x}$ (atas), untuk $0\le x\le1$. Pilih mode sapuan, tekan JALANKAN, dan perhatikan bagaimana batas-batas integral dibaca langsung dari gerakan pita.

x y (1,1)
$$A=\int_0^1\!\!\int_{x^2}^{\sqrt{x}} dy\,dx$$ $$A=\int_0^1\!\!\int_{y^2}^{\sqrt{y}} dx\,dy$$
SELESAI · LUAS = 1/3 ≈ 0.333

Kapan tukar urutan itu menyelamatkan?

KASUS LEGENDA: e

Coba hitung $\int_0^1\int_x^1 e^{y^2}\,dy\,dx$ apa adanya. Integralkan $e^{y^2}$ terhadap $y$… dan mentok. Fungsi ini tidak punya antiderivatif dalam bentuk unsur-unsur dasar. Tapi lihat keajaibannya saat urutan ditukar — daerah yang sama, dibaca dari sisi lain: untuk setiap $y$, $x$ berjalan dari $0$ ke $y$:

$$\int_0^1\!\!\int_0^{y} e^{y^2}\,dx\,dy=\int_0^1 y\,e^{y^2}\,dy=\Big[\tfrac12 e^{y^2}\Big]_0^1=\frac{e-1}{2}$$

Integral dalam yang tadinya mustahil kini cuma $\int y\,dx = y$ — sepele! Mengubah urutan = memilih sudut pandang.

JEBAKAN KLASIK

Batas terluar harus konstanta. Kalau jawabanmu berbentuk $\int_0^{g(x)}\dots$ — itu tanda tanda batasnya tertukar posisi. Gambar dulu daerahnya, baru tulis batasnya!

RESEP 4 LANGKAH

1. Gambar daerah $D$.  2. Tetapkan arah sapuan.  3. Baca batas masuk–keluar dari gambar.  4. Kerjakan dari integral terdalam.

BAB 04

Koordinat kutub: ketika lingkaran bersikap baik

Mencoba memasukkan lingkaran ke batas kartesius itu seperti memakai sepatu salah ukuran. Ada pasangan yang lebih cocok.

MASALAHNYA

Luas di dalam lingkaran $x^2+y^2\le R^2$, dalam kartesius: $y$ dari $-\sqrt{R^2-x^2}$ ke $+\sqrt{R^2-x^2}$ — penuh akar, minus, dan simetri yang dipaksa. Dalam koordinat kutub $(r,\theta)$ dengan $x=r\cos\theta,\;y=r\sin\theta$, daerah yang sama tinggal:

$$0\le r\le R,\qquad 0\le\theta\le 2\pi$$

Dua batas kotak yang jujur. Semua keanggunan itu harus dibayar satu "uang masuk" — faktor $r$. Dari mana? Kita bedah di sebelah kanan.

TRANSFORMASI

Aturan Ganti Kulit ke Kutub

$$\iint_D f(x,y)\,dx\,dy=\iint_{D'} f(r\cos\theta,\,r\sin\theta)\;\underbrace{r\,dr\,d\theta}_{\text{wajib!}}$$

Asal-usul faktor $r$: petak kecil di kutub bukan persegi, melainkan sektor melengkung. Lebarnya $\Delta r$, tapi panjang busurnya $\approx r\,\Delta\theta$ — makin jauh dari pusat, makin panjang busurnya. Jadi luas petaknya $\Delta A\approx (r\,\Delta\theta)(\Delta r)=r\,\Delta r\,\Delta\theta$. Faktor $r$ adalah jejak geometri sektor, bukan trik hafalan.

MESIN 04 · KIPAS KUTUB — KARDIOIDA r = 1 + COS θMK-04

Geser $\theta$ (atau tekan JALANKAN) dan lihat kipas-kipas kecil menyapu kardioida. Luas kumulatif dihitung dari $\int_0^{\theta}\frac12 r^2\,dt$ — target akhirnya $\frac{3\pi}{2}\approx 4.7124$.

Sudut θ 0.01
Jumlah kipas 9
r=1 r=2
$$A(\theta)=\int_0^{\theta}\tfrac12\,r(t)^2\,dt=\tfrac34\theta+\sin\theta+\tfrac18\sin 2\theta$$
θ (RAD)0.01
DERAJAT0.6°
LUAS KUMULATIF0.000TARGET 4.7124
Coba geser sampai θ = 2π ≈ 6.28 dan cocokkan luasnya!
CONTOH BIJAK

Yang mustahil di kartesius, sepele di kutub

Hitung $\iint_D e^{-x^2-y^2}\,dA$ di dalam lingkaran radius $R$. Di kartesius, $e^{-x^2}$ buntu. Di kutub, $x^2+y^2=r^2$ dan segalanya runtuh dengan anggun:

$$\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^R e^{-r^2}\,r\,dr\,d\theta=2\pi\Big[-\tfrac12 e^{-r^2}\Big]_0^R=\pi\big(1-e^{-R^2}\big)$$

Kunci kecil: adanya faktor $r$ membuat substitusi $u=r^2$ berhasil. Faktor yang "wajib" itu justru jadi pahlawan.

BONUS: ASAL RUMUS LUAS LINGKARAN

Dengan $f=1$ dan $D$ lingkaran radius $R$:

$$A=\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^R r\,dr\,d\theta=2\pi\cdot\frac{R^2}{2}=\pi R^2$$

Rumus yang kamu hafal sejak SD ternyata lahir dari integral lipat dua kutub. Ini bukti bahwa integral lipat bukan sekadar latihan — ia adalah pabrik rumus-rumus geometri.

KESALAHAN NOMOR SATU DI DUNIA

Lupa menuliskan faktor $r$ setelah ganti ke kutub. Tanpa $r$, kamu menghitung luas dengan "sektor yang salah ukuran" — jawabanmu akan melenceng dan tidak satupun angkanya cocok. Tulis $r$ bersamaan dengan menulis $dr\,d\theta$.

BAB 05

Aplikasi lipat dua: luas, massa, dan jiwa sebuah lempeng

Di sinilah integral lipat berhenti jadi latihan dan mulai jadi alat ukur dunia.

EMPAT MANFAAT UTAMA
Luas daerah. $A=\iint_D 1\,dA$ — fungsi $1$ artinya "hanya menghitung petak, tanpa menimbang tinggi".
Volume. $V=\iint_D f\,dA$ — tiap petak diberi tinggi $f$, lalu dijumlahkan.
Massa lempeng. $m=\iint_D \rho(x,y)\,dA$ — tiap petak "ditimbang" dengan kerapatan $\rho$.
Titik keseimbangan & rotasi. pusat massa $(\bar x,\bar y)$ dan momen inersia $I$ — "jiwa" geometris sebuah benda.
RUMUS APLIKASI
$$\bar x=\frac{M_y}{m}=\frac{\iint_D x\,\rho\,dA}{\iint_D \rho\,dA},\qquad \bar y=\frac{M_x}{m}=\frac{\iint_D y\,\rho\,dA}{\iint_D \rho\,dA}$$

Dari mana asalnya? $M_y=\iint x\rho\,dA$ adalah momen: jarak setiap titik ($x$) dikali beratnya ($\rho\,dA$) terhadap sumbu-y — persis konsep tuas pada bidang. Pusat massa adalah titik tempat seluruh momen "imbang kiri-kanan".

STUDI KASUS · LEMPENG SEGITIGA BERKERAPATAN ρ(x,y) = x + yMK-05

Lempeng tipis berbentuk segitiga dengan sudut $(0,0)$, $(2,0)$, $(0,2)$; kerapatannya tumbuh seiring koordinat: $\rho(x,y)=x+y$. Kita cari massa dan pusat massanya.

Massa. Batas daerah: $0\le x\le 2$, $0\le y\le 2-x$.

$$m=\int_0^2\!\!\int_0^{2-x}(x+y)\,dy\,dx=\int_0^2\Big(2-\tfrac{x^2}{2}\Big)dx=\frac{8}{3}$$

Momen terhadap sumbu-y (untuk $\bar x$):

$$M_y=\int_0^2\!\!\int_0^{2-x} x(x+y)\,dy\,dx=\int_0^2\Big(2x-\tfrac{x^3}{2}\Big)dx=2$$
x y (2,0) (0,2) (¾, ¾) ρ = x + y
$$\bar x=\frac{M_y}{m}=\frac{2}{8/3}=\frac34,\qquad \bar y=\frac34$$

Karena kerapatan dan daerahnya simetris terhadap garis $y=x$, pusat massa wajib berada tepat di garis diagonal itu — dan hasil kita mematuhi. Konsistensi seperti inilah pemeriksa jawaban termurah.

ROTASI

Momen inersia & asal rumus $\frac12MR^2$

Momen inersia mengukur "kegemohonan" benda untuk berputar: tiap kumpulan massa dikali kuadrat jaraknya dari poros.

$$I=\iint_D r^2\,\rho(x,y)\,dA$$

Untuk cakram seragam radius $R$ (poros pusat, tegak lurus lempeng), kerapatan konstan $\rho$:

$$I=\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^R r^2\,\rho\,r\,dr\,d\theta=\rho\cdot2\pi\cdot\frac{R^4}{4}=\frac{\pi\rho R^4}{2}=\frac12MR^2$$

dengan $M=\rho\pi R^2$. Fisika SMA hafal $I=\frac12MR^2$; sekarang kamu tahu ia ditempa di tungku integral kutub.

SEKILAS: PELUANG

Dalam statistika, jika $(X,Y)$ punya fungsi kepadatan bersama $f$, maka peluang jatuh di daerah $D$ adalah $\ P\big((X,Y)\in D\big)=\iint_D f\,dA$. Mesin yang sama, pakaian berbeda: dari menimbang lempeng logam sampai menebak lokasi titik acak.

Satu syarat wajib: total kepadatan $\iint f\,dA = 1$ — "seluruh kemungkinan" harus penuh satu.

BAB 06

Naik kelas: integral lipat tiga

Kalau lipat dua menumpuk petak di lantai, lipat tiga menumpuk balok di dalam ruangan.

DEFINISI INTI

Integral Lipat Tiga

Bagi ruangan $E$ menjadi balok-balok mini bervolume $\Delta V=\Delta x\,\Delta y\,\Delta z$, timbang $f$ di tiap balok, jumlahkan, limitkan:

$$\iiint_E f\,dV=\lim\sum_{i}\sum_{j}\sum_{k} f(x_i,y_j,z_k)\,\Delta V$$

Bisa dikerjakan dalam 6 urutan ($dx\,dy\,dz$, $dy\,dx\,dz$, …) — semuanya memberi hasil sama pada fungsi yang sopan. Praktisnya: pilih urutan yang batasnya paling sederhana, kerjakan dari terdalam.

INTUISI IRISAN

Cara paling manusiawi memahami lipat tiga: iris roti. Potong $E$ menjadi irisan tipis di ketinggian $z$; luas tiap irisan adalah integral lipat dua $A(z)$. Lalu jumlahkan semua irisan:

$$V=\int_{z_1}^{z_2} A(z)\,dz$$

Lipat tiga = lipat dua yang dijumlahkan lagi sepanjang sumbu ketiga. Titik.

CONTOH TONGGAK 3D — TETRAHEDRON

Volume daerah $x\ge0,\,y\ge0,\,z\ge0$ dan $x+y+z\le 1$. Batas $z$ masuk dari lantai $z=0$ sampai atap miring $z=1-x-y$; lalu $y$ sampai $1-x$; lalu $x$ sampai $1$:

$$V=\int_0^1\!\!\int_0^{1-x}\!\!\underbrace{\int_0^{1-x-y} dz}_{=\,1-x-y}dy\,dx=\int_0^1\frac{(1-x)^2}{2}\,dx=\frac16$$

Perhatikan pola: integral terdalam selalu "rata" dulu (di sini cuma ketebalan $1-x-y$), menyisakan daerah lipat dua yang sudah kita kuasai di Bab 3.

MESIN 06 · PENGIRIS BOLA — MENGHITUNG VOLUME VIA PENAMPANGMK-06

Bola radius $R=2$. Geser ketinggian potong $z$ dan saksikan luas penampang $A(z)=\pi(R^2-z^2)$ berubah, sementara volume kumulatif $V(z)=\int_{-2}^{z}A(t)\,dt$ mengisi menuju $\frac{4}{3}\pi R^3=\frac{32\pi}{3}\approx 33.51$.

Ketinggian z -2.00
R = 2
$$V(z)=\int_{-2}^{z}\pi(4-t^2)\,dt=\pi\Big(4z-\frac{z^3}{3}+\frac{16}{3}\Big)$$
Z-2.00
RADIUS PENAMPANG0.00
LUAS A(z)0.00
VOLUME KUMULATIF0.00TARGET 33.510
PENUH! V = 32π/3 · RUMUS 4/3πR³ TERSIMPAN DI SINI
BAB 07

Kostum silinder & kostum bola

Dua kostum tambahan untuk ruang 3D — dan dua rumus legendaris yang lahir dari mereka.

KOORDINAT SILINDER

Kutub + ketinggian

Ambil kutub $(r,\theta)$ lalu tambahkan $z$: jadilah $(r,\theta,z)$ dengan $x=r\cos\theta,\ y=r\sin\theta$.

$$dV=r\,dz\,dr\,d\theta$$

Asal-usul: petak lantainya sama dengan sektor kutub ($r\,\Delta r\,\Delta\theta$), lalu diberi ketebalan $\Delta z$. Jadi volumenya $r\,\Delta z\,\Delta r\,\Delta\theta$. Sederhana: polar diberi tiang.

KOORDINAT BOLA

Jarak + dua sudut

$(\rho,\varphi,\theta)$: $\rho$ = jarak dari pusat, $\varphi$ = sudut dari kutub utara, $\theta$ = sudut kompas.

$$dV=\rho^2\sin\varphi\;d\rho\,d\varphi\,d\theta$$

Asal-usul: balok mini di bola punya sisi-sisi: tebal $\Delta\rho$, busur meridian $\rho\,\Delta\varphi$, dan busur lintang $\rho\sin\varphi\,\Delta\theta$ (lingkaran lintangnya makin kecil dekat kutub — itulah tugas $\sin\varphi$). Kalikan ketiganya: $\rho^2\sin\varphi\,\Delta\rho\,\Delta\varphi\,\Delta\theta$.

LAHIRNYA RUMUS KERUCUT

Kerucut $z=\sqrt{x^2+y^2}=r$ hingga tinggi $h$ (jadi $r$ maksimum $=h$, dan tiap titik diisi dari $z=r$ sampai $z=h$):

$$V=\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^{h}\!\!\int_{r}^{h} r\,dz\,dr\,d\theta=2\pi\int_0^{h}(h-r)\,r\,dr=\frac{\pi h^3}{3}=\frac13\pi R^2h$$

Rumus "sepertiga kerucut" yang dihafal sejak sekolah ternyata adalah integral silinder yang dilipat rapi.

LAHIRNYA RUMUS BOLA

Seluruh bola radius $R$: $\rho: 0\to R$, $\varphi:0\to\pi$, $\theta:0\to 2\pi$.

$$V=\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^{\pi}\!\!\int_0^{R}\rho^2\sin\varphi\,d\rho\,d\varphi\,d\theta=2\pi\cdot\Big[\!-\!\cos\varphi\Big]_0^{\pi}\cdot\frac{R^3}{3}=\frac{4}{3}\pi R^3$$

Tiga integral yang semuanya terpisah rapi — $2\times 2\times \frac{R^3}{3}$. Faktor $\sin\varphi$ yang tadinya terasa menyebalkan kini justru yang membuat semuanya bisa dipisah.

MESIN 07 · TABEL KOORDINAT PINTAR — KLIK SEL UNTUK MENYALAMK-07
SISTEMVARIABELFAKTOR dA / dVDAERAH PALING COCOKJEJAK KOSTUM
Kartesius$x,\ y,\ z$$dA=dx\,dy$ · $dV=dx\,dy\,dz$persegi panjang, kotak, daerah polinomialtanpa transformasi
Kutub$r,\ \theta$$dA=r\,dr\,d\theta$lingkaran, cincin, kardioida, roset$x=r\cos\theta,\ y=r\sin\theta$
Silinder$r,\ \theta,\ z$$dV=r\,dz\,dr\,d\theta$silinder, kerucut, paraboloid, gulungankutub + tiang $z$
Bola$\rho,\ \varphi,\ \theta$$dV=\rho^2\sin\varphi\,d\rho\,d\varphi\,d\theta$bola, irisan bola, daerah "di atas kerucut"$x=\rho\sin\varphi\cos\theta$ dst.
KARTESIUS — KOSTUM SEHARI-HARI

Pilihan default dan paling jujur untuk daerah kotak: semua batas berupa angka, tak ada faktor tambahan. Kekuatannya muncul pada teknik tukar urutan (Bab 3). Kelemahannya: lingkaran memaksa batas berakar-akar.

KUTUB — PEMBUNUH LINGKARAN

Setiap kali melihat $x^2+y^2$, segera pikirkan $r^2$. Batas $r$ biasanya dari $0$ (atau radius dalam untuk cincin) sampai fungsi $\theta$. Faktor $r$ berasal dari geometri sektor — lupakan $r$ = kesalahan paling mahal di bab ini.

SILINDER — AHLINYA GULUNGAN

Sempurna untuk benda yang "diputar lalu ditumpuk": silinder, kerucut, paraboloid, dan daerah di antara dua permukaan berputar. Contoh bintang: volume daerah di antara $z=r^2$ dan $z=4-r^2$ — di kartesius mimpi buruk, di silinder tiga baris selesai (kamu hitung sendiri di kuis!).

BOLA — PEMBULAT SEMPURNA

Jabatan pertama: bola dan potongannya. Batas $\varphi$ juga menangkap "kerucut" dengan elegan: kerucut $z=\sqrt{x^2+y^2}$ adalah sekadar $\varphi=\pi/4$ — sebuah angka konstan! Itulah kekuatan kostum bola: permukaan menyudut jadi batas datar.

BAB 08

Aplikasi lipat tiga & klinik miskonsepsi

Volume benda berlapis, titik keseimbangan ruang, dan tiga mitos yang kita luruskan sekali untuk selamanya.

CONTOH BINTANG

Volume "gulungan" di antara dua paraboloid

Daerah di antara cawan $z=x^2+y^2$ (bawah) dan kubah $z=4-x^2-y^2$ (atas). Keduanya berputar, jadi silinder. Perpotongan: $r^2=4-r^2\Rightarrow r=\sqrt2$. Tinggi kolom: $(4-r^2)-r^2=4-2r^2$:

$$V=\int_0^{2\pi}\!\!\int_0^{\sqrt2}\big(4-2r^2\big)\,r\,dr\,d\theta=2\pi\Big[2r^2-\frac{r^4}{2}\Big]_0^{\sqrt2}=4\pi$$

Amati polanya: tulis tinggi dulu, bungkus dengan $r$, sapu $\theta$. Pola tiga langkah ini menyelesaikan 90% soal silinder.

MOMEN INERSIA BOLA PEJAL

Bola seragam radius $R$, massa total $M$, berputar pada poros pusatnya. Setiap partikel berjarak $r=\rho\sin\varphi$ dari poros-$z$:

$$I_z=\iiint_E(\rho\sin\varphi)^2\,\rho_0\,dV=\rho_0\cdot2\pi\cdot\frac{R^5}{5}\cdot\int_0^\pi\sin^3\varphi\,d\varphi=\frac{8\pi\rho_0R^5}{15}$$

Masukkan $M=\frac43\pi\rho_0R^3$ dan hasilnya menyatu indah:

$$I_z=\frac25MR^2$$

Angka $\frac25$ yang muncul di buku fisika adalah jejak integral $\sin^3\varphi$. Bandingkan dengan cakram $\frac12MR^2$ dan batang $\frac{1}{12}ML^2$ — tiap bentuk punya "tanda tangan integral" masing-masing.

SATU MESIN, BANYAK KELUARAN

Untuk benda pejal $E$ dengan kerapatan $\rho(x,y,z)$, semua besaran fisiknya tinggal menukar isi integran:

$$m=\iiint\rho\,dV\qquad \bar x=\frac{1}{m}\iiint x\rho\,dV\qquad I=\iiint r^2\rho\,dV$$

dan rata-rata nilai fungsi: $f_{\text{rata}}=\dfrac{1}{V(E)}\iiint f\,dV$ — misalnya suhu rata-rata udara dalam kubah planetarium.

DI DUNIA NYATA

Perhitungan semacam ini menghidupkan: desain pesawat (pusat massa harus di depan sayap), radiator & pendingin (aliran panas $\iiint T\,dV$), MRI kedokteran (kerapatan proton per voxel), hingga simulasi cuaca (massa udara per lapisan atmosfer).

Klinik miskonsepsi: mitos vs fakta

MITOS 01

"∫∫ f dA selalu menghasilkan volume di bawah permukaan."

FAKTA 01

Hanya benar saat $f\ge 0$ di seluruh daerah. Jika $f$ pernah negatif, integral memberi volume bertanda — bagian bawah lantai mengurangi hasil. Untuk volume sejati, integralkan $|f|$.

MITOS 02

"Faktor $r$ dan $\rho^2\sin\varphi$ cuma hafalan tambahan dari dosen."

FAKTA 02

Keduanya lahir dari ukuran nyata petak melengkung (busur × tebal). Tanpa faktor itu, kamu menjumlahkan luas sektor dengan ukuran yang salah — hasil pasti keliru, sekecil apa petaknya.

MITOS 03

"Urutan pengerjaan bebas, jadi bentuk $\int_0^{g(x)}\int_a^b\dots dx\,dy$ juga sah."

FAKTA 03

Yang bebas adalah memilih urutan — bukan menulisnya sembarangan. Integral yang dikerjakan lebih dulu (terdalam) boleh punya batas yang memuat variabel luar; integral terakhir harus berbatas konstanta murni.

BAB 09 · LEMBAR HAFALAN

Gudang rumus: semua yang perlu di tangan

Satu halaman gelap yang layak dibuka menjelang ujian. Tiap kartu sudah kamu pahami asal-usulnya di bab sebelumnya.

R-01DEFINISI

Integral lipat dua & tiga

$$\iint_D f\,dA=\lim\sum\!\sum f(x_i,y_j)\,\Delta A \qquad\qquad \iiint_E f\,dV=\lim\sum\!\sum\!\sum f\,\Delta V$$

Bagi → kalikan → jumlahkan → limitkan. $f\ge0$: hasil = volume/massa.

R-02FUBINI

Iterasi pada kotak

$$\int_a^b\!\!\int_c^d f\,dy\,dx=\int_c^d\!\!\int_a^b f\,dx\,dy$$

Baca dari dalam ke luar; variabel dalam dikerjakan lebih dulu, variabel lain dianggap konstanta.

R-03DAERAH

Tipe I & Tipe II

$$\int_a^b\!\!\int_{g_1(x)}^{g_2(x)}\!\! f\,dy\,dx \qquad\qquad \int_c^d\!\!\int_{h_1(y)}^{h_2(y)}\!\! f\,dx\,dy$$

Batas terdalam boleh memuat variabel luar; batas terluar wajib konstanta. Tukar urutan = gambar ulang daerah.

R-04KUTUB

Transformasi kutub

$$x=r\cos\theta,\ y=r\sin\theta,\qquad dA=r\,dr\,d\theta$$

Faktor $r$ = jejak sektor: lebar $\Delta r$ × busur $r\Delta\theta$. Khusus $r^2$ pada integran → substitusi $u=r^2$.

R-05SILINDER

Koordinat silinder

$$x=r\cos\theta,\ y=r\sin\theta,\ z=z,\qquad dV=r\,dz\,dr\,d\theta$$

Unggul untuk benda berputar: silinder, kerucut ($\varphi$ konstan versi bola), paraboloid, gulungan.

R-06BOLA

Koordinat bola

$$x=\rho\sin\varphi\cos\theta,\ y=\rho\sin\varphi\sin\theta,\ z=\rho\cos\varphi,\qquad dV=\rho^2\sin\varphi\,d\rho\,d\varphi\,d\theta$$

Bola: $\rho\in[0,R],\ \varphi\in[0,\pi],\ \theta\in[0,2\pi]$. Kerucut $=$ nilai $\varphi$ konstan.

R-07APLIKASI

Luas, volume, rata-rata

$$A=\iint_D 1\,dA \qquad V=\iint_D f\,dA \qquad V=\iiint_E 1\,dV \qquad f_{\text{rata}}=\frac{1}{A(D)}\iint_D f\,dA$$

Fungsi $1$ = "menghitung petak tanpa menimbang".

R-08KESISIMBANGAN

Massa & pusat massa

$$m=\iint_D\rho\,dA \qquad \bar x=\frac{1}{m}\iint_D x\rho\,dA \qquad \bar y=\frac{1}{m}\iint_D y\rho\,dA$$

Simetri daerah dan kerapatan $\Rightarrow$ pusat massa wajib di garis simetri. Pemeriksa gratis!

R-09ROTASI

Momen inersia

$$I=\iint_D r^2\rho\,dA \quad/\quad I=\iiint_E r^2\rho\,dV \qquad\Rightarrow\qquad \text{cakram }\tfrac12MR^2,\ \text{bola }\tfrac25MR^2$$

$r$ = jarak ke poros. Tiap bentuk benda punya "tanda tangan integral"nya sendiri.

R-10PETA KEPUTUSAN

Mana kostum yang dipakai?

Integran mengandung $x^2+y^2$ → kutub / silinder.
Daerah lingkaran, cincin, kardioida (2D) → kutub.
Benda berputar dengan tutup/ alas datar (3D) → silinder.
Bola, irisan bola, kerucut sebagai batas → bola.
Persegi/kotak, atau integral buntu yang butuh tukar urutan → kartesius.

BAB 10 · UJI NYALI

Kuis mesin: enam soal, satu sertifikasi diri

Jawab langsung — setiap jawaban diberi umpan balik dan penjelasan. Boleh diulang sebanyak yang kamu mau.

PAPAN SKOR0 / 6 BENAR
KUIS SELESAI

PENUTUP

Kamu sudah berjalan dari satu garis ke satu bidang, dari bidang ke ruang — dan menemukan bahwa rumus-rumus "ajaib" seperti $\frac43\pi R^3$ ternyata bisa kamu bongkar sendiri. Itulah hadiah integral lipat: dunia tidak lagi terasa rata.

RESEP SAKTI 5 LANGKAH (TEMPEL DI DINDING)

1. Gambar daerahnya — selalu.
2. Deteksi bentuk: lingkaran? bola? gulungan?
3. Pilih kostum koordinat (lihat R-10).
4. Tulis batas: dalam boleh variabel, luar harus angka.
5. Kerjakan dari terdalam, satu lapis demi satu lapis — seperti menumpuk kertas.

MODUL INTERAKTIF KALKULUS VARIABEL BANYAK
Oleh: Rohmad Wahid Rhomdani

Disusun sebagai media belajar mandiri: dari jumlah Riemann pertama hingga momen inersia bola pejal — dengan mesin-mesin yang dapat disentuh, dijalankan, dan diulang kapan saja. Selamat melanjutkan petualanganmu ke deret, transformasi Fourier, dan seterusnya.

SATU FILE · SEPULUH BAB 7 MESIN INTERAKTIF MATHJAX · LaTeX INLINE UNTUK PEMBELAJAR INDONESIA