FPB, KPK, & Persamaan Diophantine

Bab 3 · FPB, KPK & Persamaan Diophantine — Rohmad Wahid Rhomdani

FPB, KPK,
& Persamaan Diophantine

Bab ini bergerak ke dua arah yang berlawanan. FPB mencari bilangan terbesar yang menyatukan dua bilangan — ia membagi keduanya. KPK mencari bilangan terkecil yang mempertemukan keduanya — ia adalah kelipatan bersama. Di ujung jalan, keduanya bergabung menjadi satu mesin penyelesai persamaan $ax + by = c$ dalam bilangan bulat.

PEGANGAN: 56 & 36 5 WIDGET INTERAKTIF MULAI DARI NOL
56a · pita merah
36
Sepanjang bab ini, kita menunggangi pasangan 56 & 36. Simpan dua angka ini di kepala — mereka akan terus muncul.
4 & 504gcd & lcm

PETA PERJALANAN BAB 3

  1. 3.1

    FPB & Algoritma Euclid

    Bagaimana mesin 2.000 tahun memangsa bilangan raksasa tanpa faktorisasi.

  2. 3.2

    Identitas Bézout

    FPB selalu bisa "dibongkar" menjadi $ax+by$. Inilah kuncinya segalanya.

  3. 3.3

    Kelipatan Persekutuan Terkecil

    Cermin kembaran FPB — dan jembatan $\gcd \cdot \mathrm{KPK} = ab$.

  4. 3.4

    Persamaan Diophantine Linear

    Kapan $ax+by=c$ punya solusi bulat, dan bagaimana menemukan semuanya.

Masalah Memotong

Pita merah panjangnya 56 cm, pita biru 36 cm. Keduanya akan dipotong menjadi potongan-potongan yang sama panjang dan tanpa sisa. Berapa panjang potongan terpanjang yang mungkin?

JAWABANNYA 4 — DAN KITA AKAN PAHAM MENGAPA DI §3.1.

Masalah Bertemu

Lampu kuning berkedip tiap 56 detik, lampu hijau tiap 36 detik. Saat ini keduanya menyala bersama. Kapan mereka menyala bersama lagi untuk pertama kalinya?

JAWABANNYA 504 DETIK — TUNGGU §3.3.

§3.1

FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR

Algoritma Euclid: mesin pembagi terbesar

Kita mulai dari nol. Sebelum bicara "terbesar", kita harus sepakat dulu apa arti "membagi". Semua yang luar biasa di bab ini tumbuh dari satu notasi kecil berikut.

NOTASI PEMBAGI

Kita menulis $d \mid n$ (dibaca: "d membagi n") jika $n$ hasil kali $d$ dengan bilangan bulat lain.

$4 \mid 56$  karena  $56 = 4 \times 14$
$5 \nmid 56$  karena  $56 = 5 \times 11 + 1$  (ada sisa!)
DEFINISI FPB

Faktor Persekutuan Terbesar $\gcd(a,b)$ adalah bilangan bulat positif terbesar yang membagi $a$ sekaligus membagi $b$.

$d = \gcd(a,b) \;\Longleftrightarrow\; d \mid a,\; d \mid b,$ dan tidak ada pembagi bersama yang lebih besar.
JALAN 1 — DAFTAR SEMUA FAKTOR (CARA JUJUR TAPI LELAH)

Cara paling naif: tulis semua faktor masing-masing bilangan, cari yang sama, ambil yang terbesar. Coba sendiri dengan pegangan kita — klik tombol untuk menyalakan mode FPB:

TABEL FAKTOR INTERAKTIFFACT-01
Faktor 56
Faktor 36

Faktor persekutuan 56 dan 36 hanyalah {1, 2, 4}. Yang terbesar: 4.

JALAN 2 — FAKTORISASI PRIMA

Uraikan ke faktor prima, lalu ambil pangkat terkecil untuk setiap prima yang dimiliki keduanya:

$56 = 2^3 \cdot 7$  dan  $36 = 2^2 \cdot 3^2$
$\gcd = 2^{\min(3,2)} \cdot 3^{\min(0,2)} \cdot 7^{\min(1,0)} = 2^2 = 4$

Mengapa pangkat terkecil? FPB tidak boleh memuat prima yang tidak dimiliki salah satu bilangan (makanya $3^0$ dan $7^0$), dan "tingginya" maksimal setinggi menara yang lebih pendek.

Dua jalan ini runtuh untuk bilangan besar.
Coba daftarkan faktor $40902$ dan $24140$ secara manual — atau uraikan keduanya ke faktor prima. Butuh waktu lama dan rawan salah. Manusia butuh mesin. Euclid membangunnya sekitar 2.300 tahun lalu.
ALGORITMA EUCLID — IDE DAN MENGAPA IA BEKERJA

Setiap pembagian biasa $a$ oleh $b$ bisa ditulis:

PEMBAGIAN EUCLID
$$a = qb + r, \qquad 0 \le r \lt b$$

$q$ = hasil bagi (quotient), $r$ = sisa (remainder). Contoh: $56 = 1 \times 36 + 20$.

Inti Algoritma Euclid adalah satu fakta ajaib:

LEMMA KUNCI — HAFALKAN
$$\gcd(a,\,b) \;=\; \gcd(b,\; a \bmod b)$$

Dari mana asalnya? Jika $d$ membagi $a$ dan $b$, maka $d$ pasti juga membagi selisihnya $a - qb$ (karena $a-qb$ hanyalah "kelipatan $a$ dikurangi kelipatan $b$"). Sebaliknya, jika $d$ membagi $b$ dan $a-qb$, maka $d$ membagi $a = qb + (a-qb)$. Jadi himpunan pembagi bersama $(a,b)$ sama persis dengan himpunan pembagi bersama $(b,\, a \bmod b)$ — dua pasang bilangan berbeda yang berbagi pembagi identik. Otomatis pembagi terbesarnya juga sama.

Akibatnya kita bisa menggulung bilangan berulang-ulang sampai sisa nol. Sisa terakhir yang bukan nol itulah FPB-nya. Lihat pegangan kita:

CONTOH PEGANGAN — gcd(56, 36) $56 = 1 \times 36 + \textcolor{#C2451E}{20}$
$36 = 1 \times 20 + \textcolor{#C2451E}{16}$
$20 = 1 \times 16 + \textcolor{#C2451E}{4}$
$16 = 4 \times 4 + \textcolor{#6E6455}{0}$  ← berhenti!
FPB(56, 36) = 4 — sisa bukan-nol terakhir.
Intuisi geometris. Bayangkan lantai berukuran $56 \times 36$ yang ingin ditutup ubin persegi seragam terbesar. Ubin $36 \times 36$ menutup sebagian, menyisakan pias $20 \times 36$. Di pias itu, ubin $20 \times 20$ menutup sebagian, dst. Ubin terkecil yang pas adalah FPB — dan Algoritma Euclid hanyalah proses memasang ubin itu berulang kali. Putar animasinya di bawah dan lihat sendiri.
PANGGUNG GEOMETRI EUCLID · PAPAN 56 × 36GEO-01
UBIN TERKECIL = 4 = FPB
Tekan PUTAR — setiap persamaan Euclid = satu kumpulan ubin terpasang.
MESIN EUCLID — UJI BILANGAN SEMBARANGAN

Sekarang giliran Anda. Masukkan dua bilangan berapa pun (sampai 6 digit) dan biarkan mesin menggulungnya:

MESIN EUCLID · gcd(a, b)EUCLID-01

Pegangan tersimpan: 56 & 36. Langsung tekan JALANKAN.

MENGAPA SANGAT CEPAT?

Setiap langkah, sisa selalu $0 \le r \lt b$ — lebih kecil dari pembaginya. Praktisnya, sisa menyusut paling lambat seperti deret Fibonacci: jumlah langkah tidak pernah melebihi sekitar 5 kali jumlah digit bilangan terbesar (teorema Lamé). Untuk bilangan 6 digit: paling ~30 langkah. Itulah mengapa algoritma ini masih dipakai di dalam komputer modern.

REKOR DIRI SENDIRI

gcd$(40902, 24140)$ dengan Euclid hanya butuh 8 baris:

40902 = 1·24140 + 16762
24140 = 1·16762 + 7378
16762 = 2·7378 + 2006
7378 = 3·2006 + 1360
2006 = 1·1360 + 646
1360 = 2·646 + 68
646 = 9·68 + 34  ← FPB = 34
68 = 2·34 + 0

FAKTA 1 — FPB DENGAN NOL

$\gcd(a, 0) = a$. Masuk akal: semua bilangan membagi 0, sehingga pembagi bersama terbesar $a$ dan $0$ adalah $a$ sendiri. Inilah sebabnya algoritma berhenti dengan rapi.

FAKTA 2 — KOPRIMA

Jika $\gcd(a,b) = 1$, kedua bilangan disebut koprima / relatif prima. Contoh: $\gcd(35, 12) = 1$ — mereka tidak punya faktor bersama selain 1.

Euclid tidak pernah menghitung faktor sama sekali. Ia hanya terus membagi dan membuang yang pasti terisi — dan sisa terakhirnya berbisik: aku adalah FPB.
— INTI §3.1 DALAM SATU KALIMAT
§3.2

IDENTITAS BÉZOUT

Membonceng dua bilangan dari FPB

Sekarang kita balik arah. Tadi kita menekan dua bilangan $(a,b)$ sampai mengeluarkan satu bilangan $d$. Bézout bertanya sebaliknya: bisakah $d$ dibongkar kembali memakai $a$ dan $b$?

TEOREMA BÉZOUT — JANTUNG BAB INI

Untuk bilangan bulat tak-nol $a$ dan $b$ dengan $d=\gcd(a,b)$, selalu ada bilangan bulat $x$ dan $y$ sehingga:

$$a x + b y = d$$

Bentuk $ax+by$ disebut kombinasi linear dari $a$ dan $b$. Teorema ini mengatakan: FPB selalu bisa dinyatakan sebagai kombinasi linear pembentuknya. Bahkan lebih kuat: himpunan semua kombinasi linear $\{ax+by\}$ adalah tepat semua kelipatan $d$.

Mengapa benar? Argumennya cantik dan memakai ulang Euclid. Baris pertama: $r_1 = a - qb$ jelas kombinasi linear. Baris kedua memakai $r_1$ dan $b$ — keduanya kombinasi linear — jadi $r_2$ juga. Begitu seterusnya: setiap sisa adalah kombinasi linear dari $a$ dan $b$, termasuk sisa terakhir yang bukan nol… yang tak lain adalah $d$ sendiri. Kita buktikan dengan menghitung:

qSisa rxyArtinya: r = 56·x + 36·y
5610$56 = 56\cdot 1 + 36\cdot 0$
3601$36 = 56\cdot 0 + 36\cdot 1$
1201−1$20 = 56\cdot 1 + 36\cdot(-1)$
116−12$16 = 56\cdot(-1) + 36\cdot 2$
142−3$4 = 56\cdot 2 + 36\cdot(-3)$ ← FPB!
40berhenti

Kolom x dan y dihitung dari dua baris di atasnya dengan resep yang sama seperti sisa: baru = lama − q·sebelumnya. Tabel ini disebut tabel Extended Euclid — mesin Diophantine di §3.4 memakainya.

METODE TANGAN — SUBSTITUSI MUNDUR

Tanpa tabel pun bisa: tulis tiap sisa, lalu ganti sisa-sisa kecil memakai baris di atasnya, dari bawah ke atas. Jalankan stepper-nya pelan-pelan:

STEPPER BÉZOUT · SUBSTITUSI MUNDUR (56, 36)BEZ-01
IDENTITAS BÉZOUT:  $56\cdot 2 + 36\cdot(-3) = 4$

SOLUSINYA TAK TUNGGAL

Bukan hanya $4 = 56(2) + 36(-3)$. Cobalah $x=11, y=-17$:  $56\cdot 11 - 36\cdot 17 = 616 - 612 = 4$. ✓
Semua pasangan $x = 2 + 9t,\; y = -3 - 14t$ untuk $t$ bulat juga berfungsi. Kita bedah tuntas pola ini di §3.4 — ia adalah kunci solusi umum Diophantine.

HADIAH BÉZOUT: UJI KOPRIMA INSTAN

$a$ dan $b$ koprima tepat jika ada $x,y$ dengan $ax+by=1$.
Contoh: $35(-1) + 12(3) = 1$, maka $\gcd(35,12)=1$ — terbukti tanpa faktorisasi.

Ke mana jalan ini bermuara? Identitas Bézout adalah mesin di balik: invers modular (mencari "1/x" di dunia modulo — inti RSA dan kriptografi), Lema Euclid (jika prima $p \mid ab$ maka $p \mid a$ atau $p \mid b$), dan Teorema Sisa Tiongkok. Satu persamaan kecil, dampaknya sejarah panjang.
§3.3

KELIPATAN PERSEKUTUAN TERKECIL

KPK: cermin kembaran FPB

Ingat Masalah Bertemu di pembuka: lampu 56 detik dan lampu 36 detik. Kalau FPB menjawab soal memotong, KPK menjawab soal pertemuan — kapan dua siklus berdetak serempak lagi.

DEFINISI KPK

$m$ adalah kelipatan persekutuan $a$ dan $b$ jika $a \mid m$ dan $b \mid m$. Yang terkecil di antara yang positif disebut $\mathrm{KPK}(a,b)$ — atau $\mathrm{lcm}(a,b)$.

Kelipatan 56: $56, 112, \dots, 504, \dots$
Kelipatan 36: $36, 72, \dots, 504, \dots$
KPK(56, 36) = 504
VIA FAKTORISASI PRIMA

Kebalikan FPB: ambil pangkat terbesar untuk setiap prima yang muncul di salah satu bilangan:

$56 = 2^3\cdot 7$,  $36 = 2^2 \cdot 3^2$
$\mathrm{KPK} = 2^{\max(3,2)}\cdot 3^{\max(0,2)}\cdot 7^{\max(1,0)} = 2^3\cdot 3^2\cdot 7 = 504$
TEOREMA JEMBATAN — DUA RUAS SALING MENGISI
$$\gcd(a,b) \times \mathrm{KPK}(a,b) \;=\; a \times b \qquad\Longrightarrow\qquad \mathrm{KPK}(a,b) = \frac{a\,b}{\gcd(a,b)}$$

Dari mana asalnya? Lihat satu prima saja, katakan $2$. Pada $56$: pangkatnya $3$; pada $36$: pangkatnya $2$. Perhatikan pola pasti ini: pangkat terkecil + pangkat terbesar = jumlah kedua pangkat, yaitu $\min(3,2)+\max(3,2)=2+3$. Karena berlaku untuk setiap prima, hasil kalinya pun cocok: di ruas kiri, FPB menyumbang pangkat-min dan KPK menyumbang pangkat-max; di ruas kanan, $ab$ menyumbang jumlah keduanya. Identik!

PEGANGAN: $56 \times 36 = 2016$, lalu $2016 / 4 = 504$. COCOK.

LIHAT KPK BERGERAK — SIMULASI DUA LAMPU

Dua lampu berkedip: lampu A menyala sesaat setiap $p_A$ detik, lampu B setiap $p_B$ detik. Geser slider, jalankan waktunya, dan saksikan mereka "berpapasan" tepat pada kelipatan KPK:

SIMULATOR SINKRONISASI DUA SIKLUSLCM-01
LAMPU A · tiap 4 s
LAMPU B · tiap 6 s
WAKTU BERJALAN
0.0 s
t = 0 KPK = 12
KPK(pA, pB)12
FPB(pA, pB)2
Cek: pA·pB24
FPB × KPK24
Sudah bersamaan
Menunggu pertemuan pertama…

Perhatikan: FPB × KPK selalu sama dengan pA × pB — teorema jembatan bekerja hidup-hidup.

Jawaban Masalah Bertemu: lampu 56 s dan 36 s menyala bersama lagi pada $\mathrm{KPK}(56,36) = \frac{56 \cdot 36}{4} = 504$ detik = 8 menit 24 detik. Satu kalimat FPB, satu kalimat KPK — dan dua teka-teki pembuka tuntas.

Jebakan klasik tiga bilangan. Rumus $ab/\gcd$ hanya berlaku untuk dua bilangan! Untuk tiga: $\mathrm{KPK}(a,b,c) = \mathrm{KPK}(\mathrm{KPK}(a,b),\,c)$. Penyangkal: $\mathrm{KPK}(2,3,4)=12$, tetapi $abc/\gcd(2,3,4) = 24/1 = 24$ — salah besar.
FPB vs KPK — SATU TABEL UNTUK MENGHAFAL
AspekFPB / gcdKPK / lcm
MaknaPembagi bersama terbesarKelipatan bersama terkecil
Faktorisasi primaPangkat MIN per primaPangkat MAKS per prima
Contoh pegangangcd(56,36) = 4lcm(56,36) = 504
Konteks ceritaMemotong / membagi rata tanpa sisaSiklus bertemu lagi / sinkron
Jembatangcd(a,b) · lcm(a,b) = a · b
Sifat skalagcd(ka,kb) = k·gcd(a,b)lcm(ka,kb) = k·lcm(a,b)
Kasus ekstremgcd(a,0) = aa | b ⟺ lcm(a,b) = b
LATIHAN CEPAT

Tiga bus berangkat dari terminal yang sama masing-masing tiap 12, 15, dan 20 menit. Pukul 07.00 mereka berangkat bersama. Kapan pertama kali mereka berangkat bersama lagi?

$\mathrm{KPK}(12,15) = 60$, lalu $\mathrm{KPK}(60,20) = 60$. Jadi mereka bertiga berangkat bersama lagi 60 menit kemudian, pukul 08.00.

§3.4

PERSAMAAN DIOPHANTINE LINEAR

Kapan $ax + by = c$ punya solusi bulat?

Garis lurus $56x + 36y = 8$ punya tak hingga solusi bilangan real — gambar saja garisnya, setiap titik di atasnya adalah solusi. Tetapi pertanyaan yang jauh lebih menarik: kapan garis itu menyentuh titik-titik kisi bulat? Persamaan yang dicari solusinya di $\mathbb{Z}$ disebut persamaan Diophantine, dari nama matematikawan Yunani Diophantus (± 250 M).

TEOREMA 3.2 — SYARAT SOLUSI (WAJIB HAFAL)

Persamaan $ax + by = c$ dengan $a,b \neq 0$ memiliki solusi bilangan bulat tepat jika:

$$d = \gcd(a,b) \quad \text{membagi} \quad c \qquad (d \mid c)$$

Mengapa ("hanya jika"): jika $(x,y)$ solusi, maka $d \mid a$ dan $d \mid b$, sehingga $d$ membagi $ax+by$ — yang berarti $d \mid c$. Kombinasi linear $a$ dan $b$ tak mungkin lolos dari $d$.
Mengapa ("jika"): jika $d \mid c$, tulis $c = dk$. Bézout memberi $ax_0 + by_0 = d$. Kalikan kedua ruas dengan $k$:  $a(x_0 k) + b(y_0 k) = dk = c$. Selesai — solusinya $(x_0 k,\; y_0 k)$.

PENYANGKAL 1

$56x + 36y = 10$  →  $4 \nmid 10$, maka tidak ada solusi bulat. Sekecil apa pun Anda mencoba, hasil $56x+36y$ selalu kelipatan 4 — mustahil menyentuh 10.

PENYANGKAL 2 (PARITAS)

$2x + 4y = 7$  →  ruas kiri selalu genap, ruas kanan ganjil. Di baliknya: $\gcd(2,4)=2$ dan $2 \nmid 7$. Fenomena yang sama, hanya terlihat sebagai "genap vs ganjil".

RESEP 4 LANGKAH MENYELESAIKAN DIOPHANTINE
LANGKAH 1 · UJI SYARAT

Hitung $d=\gcd(a,b)$. Jika $d$ tidak membagi $c$ → berhenti, tidak ada solusi bulat.

LANGKAH 2 · BÉZOUT

Cari satu solusi Bézout: $ax_0 + by_0 = d$ (substitusi mundur atau tabel Extended Euclid).

LANGKAH 3 · SKALA

Kalikan dengan $k = c/d$ untuk mendapat solusi partikular: $(x_0k,\; y_0k)$.

LANGKAH 4 · UMUMKAN

Tambahkan "gerak sepanjang garis" untuk mendapat SEMUA solusi.

DARI MANA BENTUK SOLUSI UMUM?

Setelah punya satu solusi $(x_0,y_0)$, bagaimana menemukan semua solusi lain? Geser titiknya sepanjang garis: naikkan $x$ sebesar $\frac{b}{d}$ dan turunkan $y$ sebesar $\frac{a}{d}$.

$$x = x_0 + \frac{b}{d}\,t, \qquad y = y_0 - \frac{a}{d}\,t, \qquad t \in \mathbb{Z}$$

Kenapa nilai persamaan tak berubah? Tambahan nilainya: $a\cdot\frac{b}{d} - b\cdot\frac{a}{d} = 0$ — kenaikan dan penurunan saling menghapus, presisi.
Kenapa SEMUA solusi tercakup? Selisih dua solusi apa pun $(\Delta x, \Delta y)$ memenuhi $a\,\Delta x = -b\,\Delta y$. Tulis $a = da',\, b = db'$ dengan $a', b'$ koprima; maka $a'\Delta x = -b'\Delta y$ memaksa $b' \mid \Delta x$, yaitu $\Delta x = \frac{b}{d}t$ dan otomatis $\Delta y = -\frac{a}{d}t$. Tidak ada solusi yang lolos.

CATAT PENTING

Jika $d \mid c$, solusi bulat selalu tak hingga banyaknya (parameter $t$ bebas). Yang biasa diminta soal adalah solusi non-negatif — dan jumlahnya pasti hingga, karena $x \ge 0$ dan $y \ge 0$ memenjarakan $t$ di dalam sebuah selang. Cara menangkapnya: dua ketaksamaan sederhana (lihat contoh).

CONTOH PEGANGAN LENGKAP — 56x + 36y = 8

Langkah 1 — uji syarat

$d = \gcd(56,36) = 4$, dan $4 \mid 8$. ✓ Solusi ada.

Langkah 2 — Bézout (dari §3.2)

$56(2) + 36(-3) = 4$.

Langkah 3 — skala dengan $k = 8/4 = 2$

$x_0 = 2\cdot 2 = 4$,  $y_0 = -3 \cdot 2 = -6$.
Cek: $56(4) + 36(-6) = 224 - 216 = 8$ ✓

Langkah 4 — solusi umum

$x = 4 + 9t$,  $y = -6 - 14t$,  $t \in \mathbb{Z}$.

tx = 4 + 9ty = −6 − 14tCek: 56x + 36y
−1−58−280 + 288 = 8 ✓
04−6224 − 216 = 8 ✓
113−20728 − 720 = 8 ✓
222−341232 − 1224 = 8 ✓
TERAPAN 1 — MEMBELI TIKET

Tiket A seharga Rp56.000 dan tiket B seharga Rp36.000 dibeli dengan total tepat Rp864.000. Berapa cara (kombinasi jumlah tiket) yang mungkin?

Modelnya: $56x + 36y = 864$. Bagi 4: $14x + 9y = 216$. Solusi gampang terlihat: $(0, 24)$. Maka $x = 0 + 9t$, $y = 24 - 14t$. Syarat $x,y \ge 0$: $t=0$ memberi $(0,24)$; $t=1$ memberi $(9,10)$; $t=2$ memberi $(18,-4)$ ✗. Ada 2 cara pembelian.

TERAPAN 2 — BUKU & PENSIL

Buku tulis Rp4.000, pensil Rp6.000, uang tepat Rp58.000:  $4x + 6y = 58$, bagi 2 → $2x + 3y = 29$ (koprima, pasti ada solusi). Satu solusi: $2(-1) + 3(1) = 1$, dikali 29: $x_0 = -29,\ y_0 = 29$. Umum: $x = -29 + 3t$, $y = 29 - 2t$.

Penjara $t$:  $-29+3t \ge 0 \Rightarrow t \ge 10$;  $29-2t \ge 0 \Rightarrow t \le 14$. Maka $t \in \{10, \dots, 14\}$: tepat 5 cara — $(1,9), (4,7), (7,5), (10,3), (13,1)$.

MESIN DIOPHANTINE — SEMUA LANGKAH OTOMATIS

Masukkan $a$, $b$, dan $c$ sembarang; mesin akan menjalankan resep lengkap: uji syarat, tabel Extended Euclid, skala, solusi umum, sampai menyaring semua solusi non-negatif:

MESIN DIOPHANTINE · ax + by = cDIOPH-01

a, b ≥ 1 (maks 999); c bebas hingga ±99999. Default: persamaan pegangan.

$$56x + 36y = 8$$
Tiga kesalahan paling umum. (1) Lupa menguji $d \mid c$ dan langsung mencari Bézout — buang waktu untuk persamaan tanpa solusi. (2) Lupa membagi koefisien dengan FPB sebelum mencari solusi kecil secara intuisi — kerjakan $14x+9y$, bukan $56x+36y$. (3) Menukar arah parameter: menaikkan $t$ menaikkan $x$ tetapi menurunkan $y$ (koefisiennya berlawanan tanda).
FPB menentukan apakah solusi ada. Bézout menemukan satu solusi. Dan arah $\left(\tfrac{b}{d}, -\tfrac{a}{d}\right)$ menuntun kita menyusuri semua solusi lain di sepanjang garis.
— ANATOMI PERSAMAAN DIOPHANTINE LINEAR

RANGKUMAN · KUIS · LATIHAN

Dinding hafalan Bab 3

Empat kartu ini adalah seluruh mesin bab. Jika keempatnya melekat di kepala, semua soal FPB–KPK–Diophantine hanyalah variasi langkah kaki.

01 · ALGORITMA EUCLID
$\gcd(a,b) = \gcd(b,\; a \bmod b)$

Gulung terus sampai sisa 0. FPB = sisa bukan-nol terakhir. Sisa selalu menyusut, jadi dijamin berhenti.

02 · IDENTITAS BÉZOUT
$a x + b y = \gcd(a,b)$

FPB selalu bisa dibongkar menjadi kombinasi linear. Pegangan: $56\cdot 2 + 36\cdot(-3) = 4$.

03 · JEMBATAN FPB–KPK
$\gcd(a,b)\cdot \mathrm{KPK}(a,b) = a\cdot b$

Per prima: pangkat-min + pangkat-maks = jumlah pangkat. Pegangan: $4 \times 504 = 56 \times 36 = 2016$.

04 · DIOPHANTINE $ax+by=c$
Ada solusi $\iff d \mid c$;   $x = x_0 + \tfrac{b}{d}t,\;\; y = y_0 - \tfrac{a}{d}t$

Uji syarat → Bézout → skala ×(c/d) → umumkan. Solusi non-negatif dihitung dari penjara $t$: dua ketaksamaan.


SELESAI — MATEMATIKA DISKRIT · BAB 3

Oleh: Rohmad Wahid Rhomdani


FPB mengajari kita membagi yang terbesar, KPK mengajari kita menunggu pertemuan terdekat, dan Bézout mengingatkan bahwa segalanya bisa diurai menjadi kombinasi sederhana.

§3.1 EUCLID · §3.2 BÉZOUT · §3.3 KPK · §3.4 DIOPHANTINE