Pengembangan Aplikasi Web & Media Pembelajaran Digital Berbasis Artificial Intelligence
Presentasi - AI untuk Pendidikan Matematika
∑π∫√Δ∞±θλφ
Pengembangan Aplikasi Web & Media Pembelajaran Digital Berbasis Artificial Intelligence
Bertahan di Era Baru
Rohmad Wahid Rhomdani
Universitas Islam Jember
02
Ice Breaking
Mari kita mulai dengan pertanyaan sederhana...
Taukah kalian uang digital?
Adakah yang sering menggunakan uang digital?
Fakta:
Uang fisik mulai sedikit dipegang
Banyak yang lebih suka menyimpan saldo
Bayar pakai e-wallet, QRIS, transfer
"
Jika uang saja berubah bentuk, pekerjaan kita juga akan berubah total.
03
Apakah Robot Mulai Mengambil Aliih?
Perhatikan sekitar kita...
Kasir INDOMARET sudah mulai diatur dengan sistem otomatis
Mencari alamat pakai Maps, belanja pakai Gojek, dll
Chatbot menggantikan customer service
INI BUKAN isu 10 tahun lagi
INI terjadi SEKARANG
Di kota kita, di negara kita
04
Beli Emas Sudah Berubah
Transformasi nyata yang sudah terjadi
Dulu
Pegang fisiknya
Simpan di brankas
Takut hilang
VS
Sekarang
Cukup di HP
Saldo digital bertambah
Bisa dijual kapan saja
"
Jika benda paling berharga pun berubah bentuk, apakah profesi guru akan ikut berubah?
05
Dampak Nyata ke Lulusan Mahasiswa
FAKTA PAHIT
TIDAK OTOMATIS DAPAT KERJA
Lulusan S1 Pendidikan Matematika
Ribuan lulusan setiap tahun
Lowongan guru terbatas
Yang lolos hanya yang punya nilai tambah
"
"Apakah kalian punya nilai tambah?"
06
Kenapa Banyak Lulusan Gagal?
Tiga Penyebab Utama
1
Terlalu Banyak Pelamar
Persaingan ketat untuk setiap posisi guru yang tersedia
2
Instansi Minta Skill Baru
Bikin media pembelajaran
Analisis data sederhana
Mengoperasikan teknologi AI
3
Skill di Kampus Belum Cukup
Skill yang diajarkan belum memenuhi kebutuhan industri. Kalian harus mengejarnya sendiri.
07
Sekolah Sudah Berubah!
Akreditasi sekolah mengacu pada banyak perubahan digital
Dulu
Papan tulis & kapur
Buku cetak saja
Ujian kertas
Belajar hanya di kelas
VS
Sekarang (2026)
Guru pakai proyektor
E-book & video interaktif
Kuis online
Belajar di mana saja
Kalau tidak ikut berubah = tertinggal
08
Konsekuensi bagi Guru
Guru yang tidak bisa mengoperasikan media digital
Kalah Saing
Kalah saing dengan guru muda yang melek teknologi
PPG Butuh Skill Digital
Ikut PPG butuh keterampilan digital dan lainnya
"
Murid zaman sekarang adalah "digital native". Mereka lahir dengan HP di tangan.
09
Maka, Apa Solusinya?
Kuasai AI untuk Pengembangan Media Pembelajaran
BUKAN karena suka Ini TIKET BERTAHAN HIDUP
10
AI Bukan Musuh, Tapi Alat
Ingat prinsip ini...
"
AI tidak akan menggantikan guru sepenuhnya.
Tapi guru yang TIDAK pakai AI
akan digantikan oleh guru yang PAKAI AI.
Ini soal kecepatan dan relevansi
11
Apa Itu Media Pembelajaran Digital?
Konten belajar yang interaktif dan mudah diakses
Bisa Diputar
Video, animasi
Bisa Diklik
Interaktif, game
Akses HP
Kapan saja
Bisa Diulang
Sesuai kebutuhan
Grafik Fungsi Bergerak
Simulasi Bangun Ruang 3D
Kuis Interaktif
Video dengan Animasi
12
Kenapa Anak Matematika Paling Cocok?
Mahasiswa Pendidikan Matematika memiliki modal kuat
1
Analisis Runut
Terbiasa menganalisis masalah secara runut dan sistematis
2
Tidak Panik dengan Kode
Tidak mudah panik melihat rumus atau kode pemrograman
3
Sabar
Sabar menghadapi proses panjang dan repetitif
4
Mencari Pola
Terlatih mencari pola — modal dasar untuk menguasai AI
13
Bagaimana AI Membantu Buat Media?
Alur kerja sederhana yang mengubah segalanya
INPUT: Kita memberi perintah (Prompt)
PROSES: AI memproses perintah
OUTPUT: AI menghasilkan media siap pakai
Contoh Prompt
Prompt:"Buat grafik fungsi kuadrat yang bisa digeser" → AI langsung kasih kode HTML siap pakai. Tinggal copy, edit, pakai.
14
Demonstrasi Langsung
SEKARANG SAYA TUNJUKKAN LANGSUNG!
ChatGPT / Claude / Gemini
user@ai ~$Buatkan saya kode HTML untuk 3D bentuk kubus dll three js
Copy Kode
Edit Sesuai Kebutuhan
Jalankan di Browser
16
Mahasiswa Universitas Islam Jember Harus Beda
Sebagai mahasiswa kampus Islam, kita diajarkan untuk...
Selalu Belajar
Iqro — perintah pertama untuk membaca dan belajar
Beradaptasi
Beradaptasi dengan perkembangan zaman
Tidak Putus Asa
Terus mencoba meski sulit
Kembangkan Potensi
Maksimalkan kapasitas diri
"
Allah memberi kita akal untuk terus berkembang. Jangan sia-siakan!
17
Tantangan 30 Menit untuk Kalian
HARI INI, setelah presentasi ini — ikuti langkah berikut:
1
Buka ChatGPT / Claude / Gemini
2
Copy-paste prompt berikut ke AI:
Buatlah sebuah aplikasi game edukasi berbasis web (HTML, CSS, dan JavaScript) sebagai Tugas Akhir / Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Teknologi Informasi dan Komputer.
KETENTUAN UMUM:
1. Halaman Awal (Identitas Pemain)
- Terdapat kotak input untuk mengisi Nama Siswa/Pemain.
- Terdapat pilihan kategori, misalnya:
* Kelas VII SMP
* Kelas VIII SMP
* Kelas IX SMP
atau kategori materi yang relevan.
- Terdapat tombol "Mulai Bermain".
2. Gameplay
- Setelah tombol "Mulai Bermain" diklik, pemain masuk ke dalam game.
- Game harus dirancang agar pemain lebih banyak menggunakan logika dan berpikir, bukan mengetik jawaban.
- Interaksi utama menggunakan:
* Mouse (klik, drag, pilih objek, dsb.), atau
* Tombol arah kiri dan kanan keyboard.
- Hindari model game yang hanya meminta pemain mengetik angka atau jawaban secara langsung.
- Game harus melatih kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan logika matematika.
3. Tantangan Logika
- Pemain harus menyelesaikan misi, puzzle, atau tantangan yang membutuhkan penalaran.
- Tingkat kesulitan meningkat pada setiap level.
- Setiap tantangan harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat diselesaikan dengan strategi berpikir.
4. Sistem Level
- Minimal terdapat 4 level.
- Jika pemain berhasil menyelesaikan Level 1, maka lanjut ke Level 2.
- Jika berhasil di Level 2, lanjut ke Level 3.
- Jika berhasil di Level 3, lanjut ke Level 4.
- Setelah Level 4 selesai, tampilkan hasil akhir dan skor pemain.
5. Sistem Waktu
- Setiap permainan memiliki batas waktu.
- Contoh: total waktu 2 menit atau sesuai desain game.
- Timer harus terlihat selama permainan berlangsung.
- Jika waktu habis, permainan berakhir dan langsung masuk ke halaman skor.
6. Sistem Nyawa / Energi
- Pemain memiliki sejumlah nyawa, hati, baterai, atau indikator energi.
- Jika melakukan kesalahan, nyawa berkurang.
- Jika seluruh nyawa habis, permainan berakhir.
- Tampilkan indikator nyawa secara visual dan menarik.
7. Sistem Skor
- Skor dihitung berdasarkan:
* Jumlah level yang berhasil diselesaikan.
* Kecepatan menyelesaikan permainan.
* Jumlah nyawa yang tersisa.
* Jumlah jawaban benar.
- Tampilkan halaman hasil akhir yang memuat:
* Nama pemain.
* Kategori yang dipilih.
* Level tertinggi yang dicapai.
* Skor akhir.
* Status (Berhasil / Belum Berhasil).
8. Kreativitas dan Inovasi
- Tema game bebas.
- Desain antarmuka harus menarik, responsif, dan modern.
- Tambahkan efek suara, animasi, badge, bintang penghargaan, atau fitur inovatif lainnya.
- Mahasiswa bebas mengembangkan ide permainan selama tetap memenuhi seluruh ketentuan di atas.
KRITERIA PENILAIAN:
- Kelengkapan fitur.
- Logika pemrograman.
- Kreativitas desain game.
- Kemampuan melatih logika matematika dan pemecahan masalah.
- Kualitas antarmuka (UI/UX).
- Ketepatan sistem skor, level, waktu, dan nyawa.
- Kerapian kode program.
3
Jalankan kodenya di browser
4
Screenshot hasilnya
5
Simpan sebagai portofolio pertama kalian
18
Kemana Arah Pendidikan Matematika?
BUKAN ini
Hanya Mengajar Rumus
Di depan kelas dengan papan tulis saja
TAPI ini
Mendesain Pengalaman Belajar
Membuat Konten Menarik
Menjangkau Lebih Banyak Siswa
"
Guru abad 21 = DESAINER PEMBELAJARAN
19
Kesimpulan
Tiga Poin Penting
Dunia Berubah
Cashless, robot, AI adalah fakta, bukan opini.
Guru Harus Berubah
Dari penyampai materi menjadi pengembang media.
Anak Matematika Punya Modal
Logika & analitik adalah bekal terbaik kuasai AI.
Tidak ada pilihan lain. Bergerak atau tertinggal.
∑π∞∫
"
Menjadi guru itu mulia.
Tapi menjadi guru yang relevan di zamannya
adalah sebuah keharusan.